Monday, October 26, 2009

SLF #8: Breakfast

My entry for SLF Challenge #8: Breakfast.

Breakfast by Arfi Binsted 2009

EXIF:

Canon EOS 400D, 50mm f/1.4 lens; exposure: 1/400; aperture: f/4.0; ISO 200; natural light with a reflector on the side.

Sunday, August 16, 2009

SLF: Merah Putih

This is my entry for SLF: Merah Putih.

wedding cupcakes rszd by ab '09

MERDEKA!!

Thursday, July 23, 2009

[Food Photo Experiment] Memanfaatkan Low Light di Sore Hari

Kadang-kadang di sore hari wintertime, jam 3 aja dah habis masa sufficient light buat motret, tapi toh masih bisa dimanfaatkan. Apalagi ketika ada detik-detik dimana matahari cukup terang meskipun sudah turun. Kondisi seperti ini menerbitkan satu keinginan untuk memanfaatkan sinar matahari ini, jangan sampai disia-siakan.

Oke. Selama 2 hari berturut-turut, aku memanfaatkan afternoon low light ini, mengejar di sudut ruangan mana yang menerima cahaya ini, dan bagian mana yang menghasilkan moody light.

Beberapa waktu sebelumnya, aku bereksperimen dengan Oat S'mores, memakai sinar matahari untuk menghasilkan moody light. Cuma diprotes karena pemakaian reflector di bagian bawah biskuit menghalangi tercapainya 'moody' light tersebut. Mental note.

Kali ini ketika kesempatan yang sama datang lagi, aku berkesperimen dengan walnuts, yang kebetulan sedang banyak-banyaknya. Ada beberapa setting yang aku lakukan tanpa reflector, sebagian lainnya aku gunakan untuk menampilkan detil walnuts yang curly. Semua foto di bawah ini memakai kamera dan lensa yang sama seperti postingan2ku terdahulu. Dan tentu saja: NO FLASH, dan selalu pake RAW.

walnut-1 by ab '09

EXIF data:
ISO: 200
Exposure: 1/200, Apt: f/2.8


walnut-2 by ab '09

EXIF data:
ISO: 200
Exposure: 1/100, Apt: f/2.0

walnut-4 by ab '09

EXIF data:
ISO: 200
Exposure: 1/150; Apt: f/2.5

IMG_4091

EXIF data:
ISO: 200
Exposure: 1/200; Apt: f/2.8


walnut 5 by ab '09

EXIF data:
ISO: 200
Exposure: 1/250; Apt: 1/3.2


Thursday, July 16, 2009

Click: Bi-Colour

pandan cupcakes-1 by ab '09



An entry for Click: July 2009 (Bi-Colour), hosted by Jugalbandi.

Friday, June 26, 2009

[Food Photo Experiment] Food in Black and White

Beberapa hari belakangan ini aku sangat tertarik mengeksplor dan bereksperimen dengan food in monochrome (black and white). Setting ada di kamera, kalo anda pake SLR. Sebetulnya ini trial and error dan lifetime experiment, karena semakin ke depan, semakin terbuka kesempatan untuk tahu lebih banyak seperti apa sih food in black and white? Kira2 nilai appetizingnya sama ga dengan foto2 makanan yang berwarna?

garlic power-bw

Dimulai dengan beberapa shoots bawang putih tempo hari, masih ingat foto yang di atas ketika aku posting Food Photo Experiment: Garlic? Lalu aku perlebar dengan makanan yang dimasak, dan setting sesuai dengan selera food styling.

Semua hasil jepretan di bawah ini memakai kameraku yang setia aku pakai hingga sekarang, sudah menjadi teman karibku, yang paling sering aku elus2 hehehe... Canon 400D dengan lensa favoritku 50mm f/1.4. Lighting semua natural, memakai sumber cahaya matahari yang memantul dari jendela. Semua picture style aku pakai monochrome, jadi bukan colour. Selain itu aku selalu pake RAW. Kalo untuk 1 GB biasanya cuma bisa nyampe 80-84 kutikan, tergantung dengan berapa berat kb yang terambil dari satu shoot dengan shoot lainnya.

Still Life-Apples by ab '09

EXIF data:

ISO: 100
Exposure: 1/30
Aperture: f/1.4
Focal length: 50mm
Flash: not used

Kalo untuk still life kayak apple begini, tingkat appetizingnya dimana ya? Kemaren karena mengejar sinar matahari yang sayup2 karena musim dingin pelit banget sinar matahari, jadi settingnya dibikin seminimalis banget dan hanya fokus kepada bentuk dan curve yang ditimpali dengan dimensi lighting, untuk memperjelas bentuk dan lekuk apple tersebut. Tapi menurutku sendiri untuk ukuran menggiurkan atau tidaknya kok belum kerasa ya? Kemarin terbit keinginan untuk mengiris apple tersebut, tapi sudah ga keburu karena sinar matahari semakin menghilang.


Gluten Free Chocolate Chip Cookies by arfi binsted copyright 2009

EXIF data:

ISO: 200
Exposure: 1/160
Aperture: f/2.5
Focal length: 50mm
Flash: not used

Eksperimen pertama sih satu atau dua biskuit saja, tapi kok ga seimbang dengan hot chocolate yang foam-nya setinggi gunung. Permainan level kayak gini tricky juga, sih. Aku belum puas dengan foto ini. Diambil sekitar pertengahan hari yang cahayanya dipantulkan dari jendela dapur, sambil baking, weekend kemaren. Sekali lagi memilih setting sederhana supaya ga terlalu ribet dan memfokuskan ke dimensi cahaya untuk memperlihatkan bentuk, ukuran, dan kelezatan makanan. Not my best, I don't think, tapi ayo lah maju terus! Kalo ga trial dan error, mana bisa dapet petunjuk ya ga?

steaming hot pot pies by ab '09

EXIF data:

ISO: 200
Exposure: 1/100
Aperture: f/2.0
Focal length: 50mm
Flash: not used

Pot pies. Uhm... tadinya setting ISO diubah2, dari 400, 100, lalu 200. 400 terlalu gelap sedangkan 100 terlalu terang. Jadinya aku putuskan pake 200 aja. Settingnya juga sederhana aja, fokus pada pot pie. Kehadiran steam yang keluar dari bawah pastry menurutku satu POI yang enerjik. Tadinya mo pake TV tp karena cahaya matahari ga memadai, ya sutra pake M aja, dengan setting di atas.


coffee and chocolate self-saucing pudding in black and white by ab '09

EXIF data:

ISO: 100
Exposure: 1/100
Aperture: f/2.0
Focal length: 50mm
Flash: not used

Eksperimen terakhir, so far. Terus terang, memotret makanan dari coklat susyeeeehhh... masalahnya gelaps, bo! Teksturnya suka ga kelihatan. Ini juga aku belum puas banget. Kayaknya musti pake dua atau tiga reflector buat menampung dan mengisi cahaya berhubung sedang Winter. Kalo Summer mah satu aja udah kinclong hehehe...


Kalo dibandingin foto2 makanan B n W dengan foto2 manusia atau potret mungkin ga bisa ya? Mungkin kedua kategori ini musti dipisahin, soalnya ga sama. Gimana menurut temen2? Coba aja bandingin foto2 di atas dengan foto2 potret atau kultural di bawah ini. Kesannya?

Offering Being Carried

Kebyar Terompong

Legong Kraton Dance


Oke deh. Silakan kritikan dan masukannya. Selamat berkarya!

Saturday, April 25, 2009

Click: Spring/Autumn


I would like to contribute Click: Spring/Autumn with this photo.

Ooze by ab '09

Monday, April 6, 2009

SLF#4: Food and Props

Photobucket
.



Waktu ikut HFP-nya Dita tempo hari juga tentang Property yang memang ga bisa lepas dari elemen food photography, aku memang ga begitu mewajibkan diri membeli barang2 untuk food photography. Hingga sekarang pun aku masih memakai barang2 'lama'.

Sempat mengeksplorasi tiga set ini untuk SLF#4: Food and Props yang dihosting sama Ema Novita bulan ini.

Props SLF by ab '09

Menggabungkan earthenware dengan keramik. Ini beberapa property yang sering aku gunakan, termasuk bunga kering yang Summer kemaren aku keringkan sendiri. Menurutku sih penambahan bunga mampu memecahkan monotonous frame. Di dalam foto ini bunga tersebut aku sertakan sebagai penambah dekorasi dan memantapkan keberadaan saucer dengan printed bunga tersebut.


SLF Props and Food-2 by ab '09

Warna-warna prop yang natural aku suka banget. Seperti di atas, semua buatan kangmas. Warna-warna kayu dan sapuan abu-abu sering aku pakai di foto2 sebelumnya. Selain karena aku bangga dengan karya-karya suamiku, aku juga mengagumi handmades dan berasa natural banget, sesuai dengan banyaknya karakter foto2ku. Meskipun banyak orang yang tidak terlalu tertarik dengan naturalisme, aku tetap pada gayaku ini. Warna-warna natural berikut setting natural memang sudah menyatu dengan jiwa dan gaya hidupku.


SLF Props and Food-3 by ab '09

Wine glasses dan wine bottle tidak terlalu akrab dengan setting dan styleku. Karena aku sendiri tidak pernah minum wine sehingga tidak tahu bagaimana setting yang tepat untuk mengekspresikan cita rasa wine itu sendiri. Gelas2 wine berbagai bentuk dan warna ini tidak ada satupun yang aku beli, semua hadiah dari almarhumah tantenya kangmas. Wine itu juga hadiah dari salah satu pria yang sudah keluar dari grup counselling kangmas, say farewell with a bottle of wine. Dia tidak tahu kalau kami muslim. Jadi sejak January 2009 itu botol tidak pernah dibuka. Aku masih kurang menyatu dengan setting ini. Entah apa pendapat teman2 semua? Silakan masukannya.